Sejarah Singkat Dinasti Ming

Kali ini kami akan membahas sejarah singkat Dinasti Ming. Dinasti Ming (明朝) yaitu dinasti satu dari dua dinasti yang didirikan oleh pemberontakan petani sepanjang sejarah Cina. Dinasti ini yaitu dinasti bangsa Han yang terakhir memerintah setelah Dinasti Song. Pada tahun 1368, Zhu Yuanzhang perwakilan dari suku Han meruntuhkan kekuasaan Suku Mongol yang mendirikan Dinasti Yuan di daratan China.

Sejarah Singkat Dinasti Ming

Pada Tahun 1368 bulan 8, Dinasti Yuan dinyatakan berakhir setelah Pasukan Militer Zhu Yuan Zhang [朱元璋]  yang dipimpin oleh Jenderal Xu Da dan Jenderal  Chang Yu Chun berhasil memasuki Kota Dadu (Bei Jing) Ibukota Dinasti Yuan. Pada Tahun yang sama, Zhu Yuan Zhang menobatkan dirinya menjadi Kaisar dengan Gelar Kaisar Ming Tai Zu [明太祖] dan menyebutkan Dinasti yang baru didirikannya tersebut menjadi Dinasti Ming dengan nama pemerintahannya Hong Wu [洪武] dan beribukota di Ying Tian.

Awal Dinasti Ming ditandai dengan masa-masa ketenangan dan kemakmuran di bawah Kaisar Hongwu, Zhu Yuanzhang. Kaisar Hongwu melakukan reformasi pada sistem pemerintahan dan birokrasi dengan membentuk organ birokrasi baru yang saling mengimbangi untuk mencegah munculnya lembaga pemerintah yang mempunyai wewenang terlalu besar.

Reformasi pada sistem pemerintahan antara lain menghilangkan jabatan Perdana Menteri dan membentuk 6 (enam) Kementerian yang menangani operasional pemerintahannya. Keenam Kementerian tersebut adalah Li Bu [吏部](Kementerian Aparat Negara), Hu Bu [户部] (Kementerian Keuangan), Li Bu [礼部] (Kementerian Tata Krama atau Ritual),  Bing Bu [兵部](Kementerian Pertahanan), Xing Bu[刑部] (Kementerian Hukum) dan Gong Bu [工部] (Kementerian Pekerjaan Umum).

Keenam Kementerian tersebut dikendalikan langsung oleh Kaisar sendiri sehinggan Kaisar memiliki kekuasaan penuh terhadap setiap kebijakan penting dalam pemerintahan. Sistem Pemerintahan yang menggunakan 6 Kementerian ini kemudian juga digunakan situs sbobet oleh Dinasti Qing sebagai sistem pemerintahannya.

Ia juga melakukan pembangunan ekonomi, menghentikan segala ekspedisi militer untuk memberi rakyat waktu dan ketenangan untuk melakukan tanggung jawab mereka di bidang masing-masing. Kebijakan ini berhasil ditandai dengan peningkatan jumlah populasi sampai dengan 10.650.000 kepala keluarga atau 65.000.000 jiwa pada tahun 1393.

Di akhir-akhir masa Dinasti Ming dibawah pemerintahaan Kaisar Ming Shen Zong [明神宗], kondisi perpolitikan menjadi sangat kacau.  Pada tahun 1573, Kaisar Ming Shen Zong memerintahkan  Zhang Ju Zheng  [张居正] sebagai Sekretaris Jenderal untuk melakukan reformasi terhadap kondisi perpolitikan dan perekonomian yang makin memburuk ini.

Zhang Ju Zheng mengukur ulang semua tanah milik Negara dan menaikan pajak Negara. Hal ini mendapat perlawanan yang luar biasa dari para bangsawan, tetapi Zhang Ju Zheng tidak mempedulikannya dan terus melakukan reformasi di Dinasti Ming. Zhang Ju Zheng juga memperbaiki pengairan Sungai Huang He sehingga sektor pertanian dapat berkembang dengan baik. Zhang Ju Zheng juga memecat pegawai-pegawai yang tidak produktif dan membangun menara pemantauan musuh sehingga memperkuat pertahanan di bagian Utara.

Setelah beberapa tindakan reformasi Sbobet88 yang dilakukan oleh Zhang Ju Zheng, Dinasti Ming dapat menikmati masa yang sangat stabil di bidang perpolitikan dan perekonomian serta merupakan masa yang terbaik dan makmur setelah Kaisar Ming Ying Zong.

Itulah adalah sejarah singkat dari Dinasti Ming. Bidang politik pada Dinasti Ming lebih stabil dari dinasti-dinasti sebelumnya sehingga perekonomian, pertanian dan kerajinan tangan serta industri produksi peralatan dapat berkembang dengan lebih baik jika dibandingkan dengan dinasti sebelumnya.

Tulisan ini dipublikasikan di Sejarah Dunia. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.