5 Fakta Kemerdekaan Indonesia

Tiang bendera

Upacara Bendera biasannya di adakan di setiap hari senin yang merupakan wajib untuk anak sekolah maupun kedinasan. Upacara ini memang identik dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh Paskibraka. Tiang bendera haruslah kokoh dan kuat agar bendera dapat berkibar dengan gagah. Sehingga kita bisa liat beberapa tiang bendera kini terbuat menjadi besi bukan lagi dari kayu

Kita bisa flasck ke belakang masa lalu, dulu indonesia merdeka dengan dikibarkan bendera merah putih dengan menggunakan bambu panjang saja. Bendera Pusaka pertama tersebut dinaikkan di rumah Soekarno yang berada di Jalan Pengangsaan Timur No. 56, Jakarta, sesaat setelah Soekarno membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

5 Fakta Kemerdekaan Indonesia

Naskah Proklamasi

Pembuatan naskah proklamasi dibuat oleh banyak orang seperti kaum muda dan beberpa orang penting, naskah ini di buat di rumah laksamana Judi Online maeda sebagai tuan rumah pembuatan naskah proklamasi. Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta sekitar pukul 4 pagi pada 17 Agustus 1945. Setelah menulis naskah tersebut soekarno memberikan mandad itu untuk di ketik oleh seorang pemuda yaitu sayuti melik.

namun ternyata ada beberapa cerita yang beredar naskah itu sempat di buang oleh sayuti melik dan di selamatkan oleh seorang tentara bekas jepang dan di berikan kembali, naskah tulisan tangan tersebut sempat dibuang ke tong sampah oleh Sayuti Melik karena dianggap tidak diperlukan lagi. Untungnya naskah slot terbaru tersebut diselamatkan oleh BM Diah, seorang putera asal Aceh yang juga adalah tokoh pers, pejuang kemerdekaan, diplomat, dan pengusaha Indonesia. Takut akan dibuang kembali, Diah pun menyimpan naskah asli proklamasi itu selama 49 tahun lamanya sebelum akhirnya diserahkan ke pemerintah pada 29 Mei 1992.

Bung Karno jatuh sakit

Ada beberapa fakta dari proklamasi yaitu sang proklamator pernah jatuh sakit sebelum detik detik pembacaaan naskah proklamasi. Faktanya saat proklamasi diucapkan, tepatnya pada 17 Agustus 1945, penyakit malaria yang diderita Bung Karno kambuh. bahkan soekarno masih terbaring lemas di kamarnya sebelum pembacaan proklamasi

Pada akhirnya bapak proklamator itu tetap membacakan naskah proklamasi dengan jam yang sudah di tentukan. Pada pukul 10.00 WIB bersama Bung Hatta, ia mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia di hadapan masyarakat Indonesia yang saat itu berkumpul di depan teras rumahnya.

Rekaman ulang suara Soekarno

Kita sebagai warga indonesia dan bangsa indonesia meyakini bahwa pembacaan proklamasi adalah kegiatan yang sangat sakral. Karena hal tersebut menandakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Banyak yang mengira suara Bung Karno pada rekaman tersebut adalah suara asli Bung Karno pada saat pembacaan naskah proklamasi yang sudah di sebar luaskan. Padahal sebenarnya, suara tersebut bukanlah suara asli yang direkam langsung saat pembacaan proklamasi pada 17 Agustus 1945, melainkan sekitar tahun 1950 atau sekitar 5 tahun setelah kemerdekaan.

Tulisan ini dipublikasikan di Sejarah Dunia dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.